0821 1348 7445 (wa)

info@pasca.institutalkhairiyah.ac.id

Today :

Lestarikan Budaya Lewat Dongeng, Dosen PIAUD STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon Raih Juara 2 Nasional di Gala Cerita Rakyat 2026

Mujairimi

Jun. 8, 2026

CILEGON – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan anak usia dini. Bapak Ihan Imtihan, M.Pd., seorang dosen Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) di STIT Al-Khairiyah, sukses menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Beliau berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Gala Cerita Rakyat Tingkat Nasional untuk Kategori Pendidik.

Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan secara resmi oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual, serta Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi. Gerakan nasional berbasis storytelling ini diinisiasi langsung oleh Menteri Kebudayaan, Prof. (Hon) Dr. Fadli Zon, S.S., M.Sc., sebagai upaya menghidupkan kembali tradisi bercerita dan melestarikan warisan budaya Indonesia di ruang digital.

Dalam kompetisi video bercerita tersebut, Bpk. Ihan Imtihan membawakan cerita rakyat bertajuk “Kebo Gerem”. Menggunakan media boneka tangan (puppet) yang interaktif, ia berhasil memukau para juri dengan pembawaan yang ekspresif, edukatif, sekaligus menghibur. Kreativitasnya tersebut mengantarkannya menduduki podium kedua nasional, bersanding dengan para pendidik hebat lainnya dari berbagai wilayah di Indonesia.

Ketua Program Studi PIAUD STIT Al-Khairiyah, Dr. Sholatul Hayati, M.Pd. mengungkapkan rasa bangga yang luar biasa atas pencapaian ini. Prestasi ini membuktikan bahwa dosen STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga kreatif dan mampu berinovasi dalam mengemas media pembelajaran berbasis kearifan lokal.

Bpk. Ihan Imtihan, M.Pd. menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas apresiasi dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia

“Cerita rakyat adalah jendela nilai, budaya, dan identitas bangsa. Melalui mendongeng saya ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai luhur masa lalu bisa dihadirkan kembali dengan cara yang dekat dan menarik bagi generasi hari ini, khususnya anak-anak usia dini,” ujarnya.

Ajang Gala Cerita Rakyat Indonesia sendiri diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kategori mulai dari anak-anak, remaja, orang tua, umum, hingga pendidik. Kompetisi ini memperebutkan total apresiasi pemenang senilai Rp250 Juta. Prestasi yang diraih oleh Bpk. Ihan Imtihan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para guru, dosen, dan mahasiswa, khususnya di lingkungan STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon, untuk terus berkarya, menginspirasi generasi, dan berprestasi untuk negeri.

Tentang STIT Al-Khairiyah: Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah adalah perguruan tinggi Islam yang berkomitmen melahirkan tenaga pendidik unggul, berkarakter, dan berwawasan budaya, salah satunya melalui Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

Artikel Terkait

Leave a Comment